Cuplikan Chapter ini
Pagi itu ruang redaksi sudah ramai ketika Bram datang Mesin tik berdenting dari berbagai sudut ruangan Seorang wartawan berlari sambil membawa gulungan foto Di meja editor tumpukan naskah mulai meninggi Hari berjalan sebagaimana mestinyaHanya Bram yang tidak Ia duduk di depan mesin tiknya Selembar kertas putih telah terpasang sejak setengah jam lalu Masih putih Jari-jarinya bertumpu di atas tuts Diam Biasanya pada jam-jam seperti itu paragraf pertama sudah selesai Hari itu