Cuplikan Chapter ini
Asap dari cerutu Nenek Sari mengepul tipis di udara membentuk spiral ke atas menembus cahaya redup obor di gubuk Aroma tembakau kuat bercampur dengan wangi akar-akaran kering yang tergantung di dinding Dian duduk di depannya tangannya menggenggam gulungan surat perkamen itu erat-erat matanya menatap Nenek Sari dengan penuh pertanyaanNek ini seriusan ada lagi Dian bertanya suaranya tercekat Maksud gue bunga kesedihan lain di timur Jawa Itu persis kayak Bunga Hitam di siniNenek