Cuplikan Chapter ini
Napas Dian tercekat Ia mencoba bermeditasi memfokuskan perhatian pada pola sulur hitam yang kini semakin pekat di lengannya melingkar seperti akar-akar pohon kuno Duduk bersila di atas tikar anyaman di gubuk Nenek Sari yang sunyi aroma dupa dan kemenyan terasa semakin kuat membakar rongga hidungnya Nenek Sari duduk di depannya mata tuanya terpejam melantunkan mantra lirih yang terasa seperti bisikan anginFokus Nona Jangan dilawan Jangan dipaksa bisik Nenek Sari suaranya tenang