Cuplikan Chapter ini
Aroma dupa menyelimuti gubuk Nenek Sari Pedas menusuk hidung namun menenangkan Dian perlahan membuka mata merasakan tubuhnya terasa sangat lemah seperti semua energinya telah terkuras habis Ia terbaring di atas tikar anyaman kepalanya pening namun beban kesedihan yang mencekiknya selama ini terasa sedikit lebih ringan Cahaya obor kecil di sudut gubuk menari-nari memantulkan bayangan di dinding anyaman bambuNenek bisik Dian suaranya parau Ia mencoba bangkit tapi tubuhnya men