Cuplikan Chapter ini
Dian melangkah keluar dari Jantung Bumi kembali menembus lebatnya hutan purba Tubuhnya terasa lelah setiap ototnya protes tapi semangatnya meluap-luap Di tangannya botol-botol kecil berisi Air Suci Semeru dan kelopak Bunga Matahari Malam terasa seperti harta karun tak ternilai Ia berhasil Ia menemukan kunci untuk memutus kutukan atau setidaknya untuk menyembuhkan Bunga Hitam yang bersemayam dalam dirinya Visi tentang dewi yang berduka masih terngiang di benaknya menguatkan tekadny