Cuplikan Chapter ini
Ia berjalan mondar-mandir tak bisa tenang Semua yang Nenek Sari katakan semua visi yang ia alami terasa begitu nyata Bunga Hitam itu bukan musuh yang harus dihancurkan tapi makhluk yang terluka parah Tapi bagaimana cara menyembuhkannya Leluhurnya Anjani Anggraini sudah mencoba tapi gagal Jurnal pertamanya tidak menjelaskan solusinya Hanya ada jejak-jejak penderitaan Dian menatap laci tua di meja kamarnya laci tempat ia menemukan jurnal pertama leluhurnya Ada sesuatu yang mengg