Cuplikan Chapter ini
Senja kembali turun dengan warna yang lebih lembut dari biasanyaLangit seperti dilukis dengan gradasi jingga dan ungu menghadirkan suasana yang tenang namun penuh perasaanDi teras rumah ituKandek duduk seperti biasaNamun hatinya tidak lagi sama seperti duluKini ada dua nama yang selalu hadir dalam pikirannyaWahyuDan AdiDua hati yang berbedaNamun sama-sama dekatLangkah kaki yang ringan terdengar lebih duluWahyu datangSeperti biasanyaDengan senyum yang selalu membaw