Cuplikan Chapter ini
Malam menutupi desa dengan selimut gelap diterangi cahaya lampu minyak yang hangat Angin lembut membawa aroma tanah basah dan bunga liar menyelimuti halaman rumah Kandek dengan kesunyian yang intim Kandek duduk di tengah teras Wahyu di satu sisi Adi di sisi lain tangan mereka bergantian saling menggenggamWahyu menatap Kandek dengan mata berbinar Mak Kandek aku ingin kau merasakan hangatnya malam ini bersamaku bisiknya sambil menarik Kandek perlahan ke pelukannya Bahu Kandek m