Cuplikan Chapter ini
Malam tiba dengan tenang membawa langit berbintang yang terang Angin malam berbisik pelan menyentuh dedaunan dan membawa aroma tanah basah yang tersisa dari hujan sore Kandek Wahyu dan Adi masih duduk di beranda hanya diterangi cahaya lampu minyak yang hangat Suara jangkrik mengiringi malam yang damai Wahyu duduk di sebelah kiri Kandek menatapnya dengan mata berbinar Kau tahu Mak Kandek katanya pelan aku senang bisa melihatmu tersenyum begitu tenang malam ini Kandek m