Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
ANOTHER STORY OF PRINCESS
Suka
Favorit
Bagikan
35. Episode 9 Part 4
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

59. INT. RUMAH KELUARGA PAK RAMDAN - SIANG

Kaisar dan Cassandra baru saja masuk ke dalam rumah. 


PUTRI

Sandra??


CASSANDRA

Hey!


PUTRI

(lalu melihat Kaisar)

Kalian dari mana?


CASSANDRA

Tuh. Kaisar minta dimasakin.


PUTRI

Masak?

(heran)


CUT TO :


60. INT. RUMAH KELUARGA PAK RAMDAN. DAPUR - SIANG


PUTRI

Gue nggak nyangka lo bisa masak.

(membantu Cassandra memotong bahan makanan)

Baru aja gue mau keluar sama Aden cari makan.


CASSANDRA

Lo dari tadi di sini?


PUTRI

Iya. Sama papa juga tadi.
Tapi papa udah pulang.


Cassandra terenyak memikirkannya.

Aden baru saja turun dari lantai dua, tersentak saat melihat Cassandra.


PUTRI

Den, nggak usah beli makan!


Aden lalu melihat Putri, sementara Cassandra beralih melihatnya.


PUTRI

Sandra masakin buat kita.

(tersenyum senang)


Aden kembali melihat Cassandra, lalu menghampirinya. 


ADEN

Tumben mau ke sini.


CASSANDRA

Menurut lo gue ke sini cuma buat masakin lo?
Gue diajak Kaisar.


Aden tersentak.


ADEN

Kakak?

(lalu melihat sekeliling, mencari Kaisar)


CUT TO :


61. INT. RUMAH KELUARGA PAK RAMDAN. RUANG MAKAN - SIANG

Putri, Aden, Kaisar dan Cassandra makan bersama. 


PUTRI

Gila, Sandra! Ini enak banget!

(mengambil lauk lagi)


Kaisar tersenyum melihatnya.


BU RISMA

Lagi makan bersama ya.

(lalu melihat Cassandra)

Kamu Cassandra, kan?


CASSANDRA

Iya, Tante.

(tersenyum, menyalimi Bu Risma)


BU RISMA

Kata Aden kalian satu gedung di Singapore?


CASSANDRA

Iya. Kebetulan banget ketemu di sana.


BU RISMA

Kalian beli makan di mana?

(melihat Putri dan Aden)


ADEN

Sandra yang masak, Ma.


BU RISMA

Oh ya?

(melihat Cassandra sebentar, lalu mencoba masakannya)

Emm ....

(tersenyum melihat Cassandra)

Pantesan Aden doyan.
Untung aja ada kamu, San.
Dia ini makannya susah.


Cassandra lalu melihat Aden yang tersenyum, melanjutkan makan.


BU RISMA

Yaudah makan ....
Tante ke atas dulu ya!


CASSANDRA

Iya, Tante.


BU RISMA

Putri ... besok jangan lupa ....
Temenin Tante shopping ya!


PUTRI

Iya, Tante.

(lalu melihat Aden)

Sandra sering masak buat lo?


ADEN

lya.


Putri memikirkanya sebentar, lalu melanjutkan makan.


KAISAR

San, tolong dong!

(memberikan piring pada Cassandra)


CASSANDRA

Apaan?


KAISAR

Itu, Sayang ... ikannya satu lagi.


Aden tersentak melihat Kaisar dan Cassandra.


CASSANDRA

Nambah bayar!

(sambil menaruh ikan di piring Kaisar)


KAISAR

Masa sama calon suami suruh bayar?

(melanjutkan makan)


CASSANDRA

Suami jidat lo.


Putri tertawa melihatnya.


CUT TO : 


62. EXT. RUMAH KELUARGA PAK RAMDAN. TERAS - SIANG

Kaisar dan Cassandra duduk mengobrol di teras.


INSERT :

Aden memperhatikan jauh di belakang mereka. 


CUT TO :


Aden terenyak melihat Cassandra dan Kaisar. 

Putri ikut melihat apa yang dilihat Aden.


POV PUTRI : Aden terlihat cemburu. 


Putri heran melihatnya. 


CUT TO :


63. EXT. DEPAN RUMAH CASSANDRA - SORE

Cassandra bersiap turun dari mobil Kaisar.


KAISAR

San.


Cassandra menoleh melihat Kaisar.


KAISAR

Makasih ya!


CASSANDRA

Sama-sama. 

(tersenyum mengalihkan pandangan, lalu keluar dari mobil, kembali melihat Kaisar)

Hati-hati.


Kaisar tersenyum sambil mengacungkan jempol, lalu melajukan mobilnya pergi.

Cassandra terenyak sedih, lalu masuk ke dalam rumah.


CUT TO :


64. INT. RUMAH PUTRI - SORE

Putri duduk di tempat tidurnya, teringat sesuatu.


DISSOLVE TO FLASHBACK : 


SCENE 57 EPISODE 9


Aden terenyak melihat Cassandra dan Kaisar. 

Putri ikut melihat apa yang dilihat Aden.

Aden terlihat cemburu.


FADE OUT & FADE IN :


PUTRI

Kenapa Aden harus kesel liatnya?
Apa dia cemburu?

(menghela napas panjang, sambil mendekap boneka beruang)

Kenapa dia harus cemburu?

(lelah memikirkannya)


CUT TO :


65. INT. RUMAH CASSANDRA. KAMAR CASSANDRA - SORE

ESTABLISH : KAMAR CASSANDRA.


Putri duduk bersandar di tempat tidur sambil menelepon Dwi Ajeng, sementara Cassandra tidur. 


PUTRI

Apa?
Masa nggak ada waktu bentaran aja buat ketemu?


INTERCUT WITH DWI AJENG :


66. EXT. JALANAN. TAXI - SORE


DWI AJENG

(berbicara di telepon)

Gue juga bingung ini ....
Gue langsung diculik ke Solo.


Ibu Dwi Ajeng tersentak melihat Dwi Ajeng.


DWI AJENG

(tersenyum masam melihat ibunya)

Maksud gue ....
Nggak ada rencana sebelumnya, jadi gue kaget. 


Ibu Dwi Ajeng mengalihkan pandangan.


DWI AJENG

Iya. Nanti gue kasih kabar kalo udah balik ke Jakarta. 
Eh ... udah dulu ya, Put.
Gue udah mau nyampe rumah nih.


CUT BACK TO :


PUTRI

Yaudah.

(jeda)

Iya ... Waalaikumsalam.

(mengakhiri panggilan telepon)


CASSANDRA

(bangun, melihat Putri)

Kenapa dia?


PUTRI

Pulang ke Solo.
Nyebelin banget, kan?
Kita udah nungguin juga.

(lalu mengambil ponsel Cassandra, melihat-lihat foto yang ada disana)

Bagus juga ya di Singapore.


CASSANDRA

(menoleh melihat Putri sebentar)

Iyalah. Nggak kalah sama Inggris.


PUTRI

Iya iya ....
Emang lo udah jadi warga Singapore sekarang ....
Bangga banget kayaknya!


CASSANDRA

(tersenyum)

Ya nggak lah Putri ....
Gue masih cinta Indonesia kali.


PUTRI

(tersenyum saja, lalu menemukan satu foto)

Ini cowok lo?


Cassandra tersentak, lalu melihat foto yang ditunjukkan Putri.


BCU : Foto Cassandra dengan Jefka.


CASSANDRA

Itu Jefka. Bassis band gue.


PUTRI

Oh.

(lalu melihat-lihat foto lagi)

Pasti ini ya cowok lo!

(menunjukkan foto yang lain)


CASSANDRA

(tidak habis pikir melihat Putri)

Gue kan udah bilang gue nggak punya cowok. 


PUTRI

Ya mana gue percaya, San.
Lo punya banyak temen cowok ....
Nggak mungkin nggak ada yang suka sama lo.


CASSANDRA

Ya kalo emang nggak ada ....
Mau diada-adain gitu?


PUTRI

Atau jangan-jangan ....


CASSANDRA

Apa?


PUTRI

Lo sama Tara diem-diem udah jadian!


CASSANDRA

Hhh!
Lo suka kalo gue jadian sama Tara?
Yaudah ... anggap aja gitu.


PUTRI

(tersenyum senang)

Jadi bener?


CASSANDRA

Apanya yang bener?


PUTRI

Lo sama Tara??


CASSANDRA

Ya nggak lah Putri!
Gue sama Tara cuma sahabatan.


PUTRI

Masa?

(menyenggol lengan Cassandra)


CASSANDRA

Kenapa sih lo kepo banget?

(tidak habis pikir melihat Putri)


PUTRI

Gue cuma pengen tau aja.


CASSANDRA

Lo bukan cuma pengen tau aja.
Tapi udah pengen tau banget.


PUTRI

(tersenyum, kembali melihat foto)

Ini anak siapa?


Cassandra lalu melihat foto yang dilihat Putri. 


BCU : Foto Cassandra dengan anak laki-laki berusia 8 tahun. 


CASSANDRA

Itu fans kecil gue.


PUTRI

Wah ... fans lo dari semua umur ya ternyata!


CASSANDRA

(tersenyum)

Dia sampe ngambek gara-gara nggak dibolehin nonton konser band gue. 


PUTRI

Oh ya?

(tertawa)


CASSANDRA

Iya.

(lalu teringat sesuatu)


DISSOLVE TO FLASHBACK : 


67. EXT. TERAS APARTEMEN ADEN - SORE

Cassandra dan Aden sedang bercanda sambil melihat-lihat suasana sekitar.


CASSANDRA

Terserah lo Aden ....
Itu kan bukan pesta kostum.


Aden tersenyum melihat ke satu arah, lalu melambaikan tangannya.

Edgar berada di teras apartemennya, menggeleng, sambil menunjuk-nunjuk Cassandra.

Cassandra menoleh melihat apa yang dilihat Aden.


EDGAR

Cassandra!

(tersenyum melambaikan tangan pada Cassandra)


Cassandra membalas senyuman dan lambaian tangan Edgar.


EDGAR

(lalu melihat ibunya yang masih melihat Aden dan Cassandra)

Aku tahu itu dia!


BU LUCI

(kembali melihat anaknya)

OK. Kau menang.
Tapi makan dulu. 

(memberikan sekotak makanan)


EDGAR

Boleh aku ke sana?!

(berteriak pada Cassandra)


FLASHES :


68. INT. APARTEMEN CASSANDRA - SORE


BU LUCI

Maaf jadi mengganggumu.


ADEN

Tidak masalah.


BU LUCY

Katanya kemarin dia melihat Cassandra di sekitar sini. 
Dia bilang, "Dia mungkin tinggal di sini juga, Mom!"


Aden tersenyum geli mendengarnya.


BU LUCI

(mendengar anaknya bertanya terus pada Cassandra yang sedang mencari sesuatu di satu sisi)

Edgar.
Berhentilah mengganggunya!


EDGAR

(menoleh melihat ibunya)

Aku hanya bertanya, Mom!


Aden lalu menghampiri Edgar.


EDGAR

(tersenyum menerima topi dan kaos—merchandise band dari Cassandra)

Kalau sudah besar nanti aku ingin jadi sepertimu. 
Rock n roll. Yeah!!

(bergaya)


CASSANDRA

Yeah!

(tersenyum, lalu mengusap kepala Edgar)

Tentu saja kau bisa. 


EDGAR

(tersenyum senang, lalu melihat Aden sebentar)

Apa dia pacarmu?


Cassandra tersenyum melihat Aden.


ADEN

(tersenyum melihat Edgar)

Bukan. 


EDGAR

Syukurlah.
Kelihatannya dia tidak rock n roll.


ADEN

(tersentak)

Apa? 


Cassandra tertawa terbahak-bahak.


ADEN

Aku bisa bermain gitar.


EDGAR

Aku juga!


ADEN

(memikirkannya sebentar)

Aku akan mengecat rambutku.


EDGAR

(tersentak)

Bukan itu maksudku ....
Tapi aku juga bisa mengecat rambutku!


ADEN

Lalu apa?
Tidak ada alasan yang bisa menahanku. 


Edgar tidak habis pikir melihat Aden.


CASSANDRA

Jangan bersikap seolah lo pengen banget jadi pacar gue.


Aden tersentak melihat Cassandra.


BU LUCY

Edgar ....
Kau harus berterima kasih pada mereka. 


EDGAR

(menoleh melihat ibunya sebentar)

Aku akan berterima kasih ....
Hanya pada Cassandra.


Cassandra tersenyum memberikan poster yang sudah ditanda tangani pada Edgar.


EDGAR

Terima kasih!


CASSANDRA

Sama-sama ....


EDGAR

(mengambil ponselnya)

Aku ingin berfoto denganmu.


Aden tersenyum melihatnya.


EDGAR

(lalu melihat Aden)

Tanpamu. 


ADEN

Yeah. Aku tahu. 
Aku akan memotretnya untukmu. 


Edgar tersenyum melihat Aden.


CUT TO :


Aden memotret Cassandra dan Edgar dengan ponsel Edgar.


EDGAR

Satu lagi.
Mana ponselmu?

(melihat Cassandra)


BU LUCY 

Kau tidak boleh bilang begitu!

(menegur Edgar)


EDGAR

Tapi aku ingin dia mengingatku juga.


CASSANDRA

(tersenyum, memberikan ponselnya pada Aden, lalu mengajak Edgar)

Ayo!


ADEN

Satu ... dua ...

(lalu memotret lagi)


BCU : Foto Cassandra dan Edgar.


FLASHES :


69. INT. APARTEMEN ADEN - SORE

Aden mencoba merubah gaya rambutnya. Dia juga beberapa kali mengganti jaket.


ADEN

(masih bercermin, lalu mengacak-acak rambutnya)

Hhh! Gue nggak PD.

(menyisir rambutnya lagi, memakai topi dan jaket hitam, lalu pergi ke teras)


CUT TO :


70. EXT. TERAS APARTEMEN ADEN - SORE

Aden melihat pemandangan sekitar.


EDGAR

(berdiri di teras apartemennya, tersentak melihat Aden)

Aden!


ADEN

(menoleh melihat Edgar, lalu tersenyum)

Hey!


EDGAR

Kau keren!

(mengacungkan dua jempolnya)


ADEN

Benarkah?


EDGAR

(tersenyum mengangguk)

Pergilah kencan dengan Cassandra!


Aden tersentak, lalu tersenyum.


SFX : Suara ketukan pintu. 


Aden menoleh ke asal suara. 


FLASHES :


71. INT. CAFE - SORE/MALAM

Cassandra dan band sedang jumpa fans.


CUT TO :


Selesai acara, Cassandra heran karena tidak juga menemukan Aden. 

Dia lalu mengetik pesan untuk Aden.


CASSANDRA (V.O)

Lo di mana?


Cassandra mengirimkan pesan saat Aden menepuk pundaknya.

Aden tersenyum melihat Cassandra.

Cassandra terenyak melihat penampilan Aden.


ADEN

Gue kelihatan aneh ya?

(membenarkan topi sebentar)


CASSANDRA

(menggeleng, masih melihat Aden)

Lo ganteng banget ....


Aden tersentak.


CASSANDRA

(tersentak dengan kata-katanya sendiri)

Emm ... maksud gue ....


ADEN

Makasih.

(tersenyum, lalu mengalihkan pandangan sebentar)

Sorry ... gue telat.
Derrick butuh bantuan gue tadi. 


CASSANDRA

Oh ... nggak apa-apa. 


CUT TO : 


72. EXT. JALANAN - MALAM

Aden dan Cassandra berjalan bersama.


ADEN

Gue udah seganteng ini sayang kan kalo langsung pulang.


CASSANDRA

(tertawa)

Jadi lo bener-bener ngerasa ganteng?


Aden tersenyum.


CASSANDRA

Kenapa nggak ganti style aja kalo nyamannya gini?


ADEN

Bukan nyaman ... malah jadi songong ntar.


Cassandra hampir tertawa, lalu menghentikan langkah melihat taman bunga di depannya. Aden ikut berhenti, melihat apa yang dilihat Cassandra, lalu tersenyum. 


CUT TO :


73. EXT. TAMAN KOTA - MALAM

Aden dan Cassandra duduk di satu bangku.


CASSANDRA

Dandanan udah rock n roll.
Makan es krim,
Di taman lagi.

(tidak habis pikir, lalu makan es krim)


ADEN

(tertawa)

Emang nggak boleh ya rocker makan es krim?


CASSANDRA

Ya nggak apa-apa sih.
Rocker galau.


Aden tersenyum lagi, makan es krim, lalu melihat Cassandra.


CUT TO :


74. INT. GEDUNG APARTEMEN - MALAM

Aden dan Cassandra berjalan bersama, lalu sampai di depan apartemen Aden.


CASSANDRA

Da ....

(tersenyum melihat Aden, lalu melangkah pergi)


Aden meraih tangan Cassandra.

Cassandra tersentak menghentikan langkah, kembali melihat Aden


CUT TO :


75. INT. APARTEMEN ADEN - MALAM


ADEN

(memberikan gitar dan spidol pada Cassandra)

Hari ini kan gue jadi fans lo ....
Boleh kan gue minta tanda tangan?


Cassandra tersenyum, mengambil gitar Aden, lalu menandatanganinya.

Aden tersenyum melihatnya.


FADE OUT & FADE IN :


76. INT. RUMAH KELUARGA PAK RAMDAN. KAMAR ADEN - SORE

Aden tersenyum melihat tanda tangan Cassandra di gitarnya. Dia mengambil gitar itu, lalu memainkannya.


ADEN

(menghentikan permainan gitar)

Apa gue cuma ngefans aja sama dia?
Dia bener-bener keren.

(tersenyum, lalu memainkan gitarnya)


CUT BACK TO CASSANDRA :


CASSANDRA

Lo mau jus apel nggak?


PUTRI

Mau.
Lo mau bikin?


CASSANDRA

Nggak.
Bikin aja sendiri.


PUTRI

Sandra!

(tidak habis pikir melihat Cassandra)


CASSANDRA

(tersenyum)

Iya iya gue bikinin ....

(lalu pergi ke dapur)


Putri merebah di tempat tidur.

Tak lama kemudian, ponsel Cassandra berdering. Putri mengambilnya.

Putri tersentak saat tahu siapa yang menelepon. 


BCU : Layar  ponsel  Cassandra : Panggilan masuk dari Aden.


PUTRI

(menjawab panggilan itu)

Halo?


INTERCUT WITH ADEN :


ADEN

(berbicara di telepon)

Halo Assalamualaikum.


PUTRI

Waalaikumsalam.


ADEN

Ini siapa?


PUTRI

Gue Sandra.


ADEN

Sandra ke mana?


PUTRI

Lo apaan sih, Den?
Ini gue Sandra.


ADEN

(merasa aneh)

Bukan.
Ini bukan suaranya Sandra.


PUTRI

Trus suara siapa?

(kesal)


ADEN

(tersentak)

Putri?


PUTRI

(tersenyum)

Ngapain telfon Sandra?

(sok kesal)


ADEN

Emm ... gue ....
Gue mau ngomong sesuatu.


PUTRI

Sesuatu apa?


ADEN

Ngomongnya ke Sandra.


PUTRI

Oh .... Jadi lo main rahasiaan sekarang?


ADEN

Apaan sih, Put?
Mana Sandra?


PUTRI

Lagi buat minum.
Emang kenapa gue nggak boleh tau?


ADEN

Ya ... ini privasinya dia.


PUTRI

Privasi?


ADEN

Iya.
Dia bakal marah kalo sampe orang lain tau.


PUTRI

(tersentak)

Tentang apa?
Cowok ya?
Maksud lo gebetannya Sandra?


ADEN

Iya—
Yaudah ntar aja gue telfon lagi.
Tapi lo jangan bilang apa-apa ya ke Sandra.
Ntar dia marah.


PUTRI

Oke.


ADEN

Yaudah gue tutup ya telfonnya.
Assalamualaikum.


PUTRI

Waalaikumsalam.

(lalu meletakkan ponsel Cassandra)


PUTRI (V.O)

Kayaknya gue nggak perlu kepoin dia lagi.

(lalu tersenyum)


CUT TO ADEN


ADEN

(menepuk jidatnya)

Kenapa bisa ada Putri sih?
Hhh!

(mengacak rambutnya sebentar)


CUT TO :


77. EXT. DEPAN RUMAH CASSANDRA - MALAM


PUTRI

(bersiap menjalankan mobilnya)

Da Sandra!!

(tersenyum, melambaikan tangan pada Cassandra)


CASSANDRA

Da ... hati-hati!

(tersenyum melihat Putri melajukan mobilnya pergi, lalu mengalihkan pandangan)


POV CASSANDRA : Dua mobil datang dari arah lain dan berhenti di depan rumahnya.


Tara dan Amel keluar dari mobil, lalu berjalan menghampiri Cassandra.


TARA

(melihat ke arah mobil Putri)

Itu tadi Putri?

(kembali melihat Cassandra)


CASSANDRA

(mengangguk)

Ini Amel, kan?


Amel tersenyum melihat Cassandra.


CUT TO :


78. INT. RUMAH CASSANDRA. RUANG TAMU - MALAM

Cassandra, Tara dan Amel duduk di sofa.


AMEL

Please, San ....
Bantuin gue?

(memohon pada Cassandra)


CASSANDRA

Kalo aja gue ngggak ada kontrak,
Gue pasti mau bantuin lo, Mel.


Amel terenyak sedih.


CASSANDRA

Gini aja ....
Ntar gue tanyain temen gue,
Siapa tau ada yang mau?


AMEL

Tapi gue maunya sama lo.
Gue nggak bisa percaya gitu aja sama sembarang orang sekarang.


CASSANDRA

Gue nggak mungkin ngenalin lo ke orang yang nggak bener-bener gue kenal.


AMEL

Oke deh kalo gitu.
Makasih banget ya ....


CASSANDRA

Sama-sama.


AMEL

Tapi gue bakal lebih seneng kalo lo aja gitarisnya.


TARA

Kalo menurut gue ....
Nggak masalah siapapun personilnya,
Yang penting serius, kan?


CASSANDRA

Bener. 
Udah, minum dulu tehnya ....
Jangan dibawa pusing gitu.


AMEL

(menghela napas)

Emm ... gue boleh numpang ke toilet?


CASSANDRA

(mengangguk)

Lo lurus aja, trus belok kanan.


Amel pergi ke toilet.

Tara dan Cassandra melihat Amel, lalu saling pandang.


TARA

Kenapa nggak bantuin aja sih?


CUT TO :


Amel menghentikan langkah karena teringat sesuatu.


AMEL

Tas gue!

(berbalik menuju ruang tamu)


CASSANDRA (O.S)

Nggak bisa, Tara ....
Yang bener aja gue ngelepasin band gue cuma karna dia.


Amel menghentikan langkah, terenyak mendengar suara Cassandra.


CUT BACK TO :


TARA

Kenapa nggak?
Emang lo mau selamanya di Singapore?
Nggak, kan?
Aden juga udah nggak kuliah di sana.


CASSANDRA

(tersentak)

Lo fikir kalo Aden pindah ke Amerika gue bakal ikut ke Amerika gitu?
Ya nggak lah Tara ....


TARA

Tapi kan cuma dia satu-satunya alasan lo ke Singapore?


CASSANDRA

Ya gue tau.
Itu dulu.
Mungkin aja itu juga jalan buat gue ngeraih mimpi.


TARA

(terenyak)

Kasihan Amel, San ....


CASSANDRA

Tara ... gue tau lo suka sama Amel,
Tapi lo bisa kan ngertiin gue?


Tara menghela napas panjang, lalu mengalihkan pandangan.


CUT TO :


Amel terdiam memikirkan sesuatu.


CUT TO : 


79. EXT. JALANAN. MOBIL AMEL - MALAM

Amel sedang menyetir mobil.


AMEL (V.O)

Jadi Sandra beneran suka sama Aden ....
Bahkan sampe ngikutin dia ke Singapore?
Nggak nyangka gue ....
Yah ....
Tara juga.



*to be continue to Episode 10


Ending song : Lepaskan diriku - J-Rocks

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)