Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
ANOTHER STORY OF PRINCESS
Suka
Favorit
Bagikan
34. Episode 9 Part 3
Skrip ini masih diperiksa oleh kurator

40. INT. APARTEMEN AMEL - SORE

Amel duduk sambil melihat ponsel.


AMEL

Dito bener-bener nggak bisa diandelin.

(meraih jaket, lalu melangkah pergi)


CUT TO : 


41. INT. BIOSKOP - MALAM

Amel menonton film horor sambil sesekali makan snack. Saat penonton lain berteriak histeris, dia terlihat datar.

Tara yang duduk di sebelah Amel terkejut melihat filmnya, menghela napas panjang, lalu melihat Amel minum dengan santai.


POV TARA : Amel mengenakan topi jaket untuk menutupi kepala, juga masker yang menutupi sebagian wajah.


Tak lama kemudian, film kembali mengejutkan penonton, termasuk Tara, kecuali Amel.

Tara melihat Amel sebentar, lalu mengalihkan pandangan.


CUT TO :


42. INT. MALL - MALAM

Amel berjalan sendirian.


CUT TO :


43. INT. MALL. TOKO BUKU - MALAM

Tara bertemu lagi dengan Amel, tapi mengabaikannya. Dia kembali sibuk melihat buku.

Amel juga sibuk mencari buku.


PEGUNJUNG I 

(mengambil majalah yang ada di satu sisi, lalu melihat isinya)

Eh ... liat deh!

(menunjukkan majalah pada pengunjung II)


PENGUNJUNG II

(melihat apa yang ditunjuk temannya)

Tips cantik ala Amelia Diannova ....
Hhh!
Buat apa cantik kalo nggak punya harga diri?

(memberikan majalah pada temannya)


Amel mengalihkan pandangan, berusaha menahan emosi.

Tara yang memperhatikannya, merasa aneh.


CUT TO :


TARA

Ehm!


Amel menoleh melihat Tara yang ada di sampingnya.

Tara mengambil satu buku, lalu membukanya.

Amel tersentak melihat Tara.


TARA

(melihat Amel, lalu tersenyum melihat novel yang dibawa Amel)

Suka novel Agatha Christie ya?


Amel mengangguk.


TARA

Gue juga suka.


Amel kembali melihat novelnya.


TARA

(masih melihat Amel)

Sebenernya, gue suka karena temen gue ada yang suka duluan sama novel itu.
Dia suka banget sama bunga mawar.


Amel tersentak lalu melihat Tara.


TARA

Dia suka strawberry ....
Tapi sekarang dia udah jadi penyanyi terkenal.
Yah ....
Semoga aja dia masih inget kalo sewaktu-waktu ketemu gue.


Amel masih terenyak melihat Tara.


TARA

Ini ....

(meraih tangan Amel, melihat cincinnya)


Amel tersentak melihatnya.


TARA

Dia juga pasti punya cincin ini ....
Ini kan cincin berlian limited edition!


Amel menarik tangannya, melihat beberapa orang yang sedang mengawasinya, lalu kembali melihat Tara, tidak habis pikir.


CUT TO :


44. EXT. TAMAN - MALAM

Tara dan Amel duduk di bangku taman.


TARA

Penyamaran lo kurang sempurna.


Amel melihat Tara.


TARA

Sebagai murid Agatha Christie, harusnya lo lebih pinter menyamar.


AMEL

Sejak kapan gue berguru sama Agatha?


TARA

Ya ....
Kali aja. 

(tersenyum melihat Amel)

Lo kan fansnya.


AMEL

(lalu mengalihkan pandangan)

Gue harus gimana sekarang?


Tara masih melihat Amel.


AMEL

Pak Edo udah mutusin kontrak sama gue.
Lo tau kan Pak Edo?
Dia punya pengaruh besar di dunia entertain.
Ini rekaman terakhir gue, Tara.

(lalu melihat Tara)

Gue nggak tau lagi mesti gimana.


TARA

(terenyak memikirkannya)

Kalo aja lo masih Amel yang gue kenal waktu SMA.
Lo nggak akan ada di posisi ini sekarang.


AMEL

(tersentak)

Maksud lo?


TARA

Lo lebih tau dimana letak kesalahan lo, kan?


Amel terenyak.


TARA

(meneguk minumannya)

Tapi kalo lo bisa berubah jadi lebih baik ....
Kenapa nggak lakuin aja?


AMEL

Semuanya udah terlambat.
Semua orang nge-judge gue nggak punya harga diri.


TARA

Selama lo masih hidup ....
Selalu ada kesempatan buat berubah.
Karna kehidupan itu sendiri selalu berubah, kan?


Amel terenyak.


TARA

Nggak ada kata terlambat.
Yang ada lo bisa mulai semuanya dari awal.


Amel lalu melihat Tara.


TARA

(tersenyum melihat Amel)

Lagian ... lo masih bisa rekaman sendiri, kan?


Amel memikirkannya. 


CUT TO :


Tara dan Amel berjalan menuju mobil.


TARA

Kalo nggak ... besok aja gue temenin ke rumah Sandra?


AMEL

Boleh.


TARA

oke ....


AMEL

Makasih ya, Tara.


TARA

Sama-sama.


AMEL

Gue duluan.

(tersenyum melihat Tara)


TARA

(tersenyum, mengangguk)

Hati-hati.


Amel masuk ke mobilnya.


POV TARA : Amel menlajukan mobilnya pergi.


Tara bersandar di mobilnya, lalu tersenyum memikirkan sesuatu.


CUT TO :


45. INT. RUMAH CASSANDRA - MALAM


CASSANDRA

(berbicara di telepon)

Jalan-jalan?
Ke mana?


INTERCUT WITH KAISAR :


KAISAR

Lo pengennya ke mana?


CASSANDRA

Lo yang pengen jalan gue yang di tanya.


KAISAR

(tertawa)

Gue nggak tau lo sukanya ke mana.
Lo kan beda sama Pu—


CASSANDRA

(heran)

Sama siapa?


KAISAR

(menepuk jidatnya sebentar)

Sama cewek-cewek lain maksud gue ....
Lo nggak mungkin suka ke Mall, kan?


CASSANDRA

(tertawa)

Trus ke mana ... Kaisar Putra Dewangga?


KAISAR

Ke ... mana ya gue juga bingung?
Liat besok aja deh.
Yang jelas lo gue jemput jam 9?


CASSANDRA

Oke.


KAISAR

Yaudah. Selamat tidur ....
Have a nice dream!


CASSANDRA

(hampir tertawa)

Iya.

(lalu menutup telepon)

Nice try.


CUT TO :


46. INT. RUMAH KELUARGA PAK RAMDAN - MALAM

Kaisar menghampiri Aden yang sedang membaca buku.


KAISAR

Den.


Aden melihat Kaisar duduk di sebelahnya.


KAISAR

(merampas buku Aden)

Kasih tau gue ...
Apa yang Sandra suka?


ADEN

(tersentak)

Sandra?


KAISAR

Iya ....
Lo pasti tau apa yang dia suka.
Lo kan udah kenal lama sama dia?
Gue pengen ngajak dia jalan.
Tapi bingung mau ke mana.


Aden terenyak, lalu teringat sesuatu.


DISSOLVE TO FLASHBACK : 


47. INT. PERPUSTAKAAN SEKOLAH - SIANG


TEMAN I

Cassandra suka sama lo.


ADEN

(tersentak)

Apa?


TEMAN I

Tadi anak-anak lihat di bawah lirik lagu yang dia tulis ...
Ada kata-kata "Untuk Aden".


ADEN

Salah lihat kali.

(lalu mengalihkan pandangan)


TEMAN I

Nggak mungkin, Den.
Berapa mata yang salah?


ADEN

(kembali melihat Teman I)

Siapa aja yang lihat?


TEMAN I

Temen sekelasnya.
Katanya mau ngambil tugas di mejanya ....
Taunya ada kertas itu.


ADEN

Mungkin bukan gue yang dia maksud.


TEMAN I

Ada berapa Aden sih di sekolah ini?
Bahkan seumur hidup, gue baru punya satu temen yang namanya Aden.
Dan itu elo.


Aden terenyak memikirkannya.


FLASHES :


48. EXT. SEKOLAH. KORIDOR - SORE

Aden dan Cassandra berjalan, datang dari arah yang berlawanan. 

Aden menghentikan langkah saat melihat Cassandra, sementara Cassandra baru berhenti setelah tiba di samping Aden. 


CASSANDRA

Gue nggak ada perasaan apa-apa sama lo.


Aden tersentak.


CASSANDRA

(lalu melihat Aden)

Jadi berhenti bersikap dingin ke gue.


Aden lalu melihat Cassandra melangkah pergi.


FADE OUT & FADE IN :


Aden tersenyum mengingatnya.


KAISAR

Kenapa senyum?


ADEN

(tersentak melihat Kaisar)

Sandra nggak suka jalan-jalan.
Dia sukanya ....


Kaisar menunggu.


ADEN

Masak.


KAISAR

(tersentak)

Masak??


CUT TO :


49. EXT. DEPAN RUMAH CASSANDRA - PAGI

Kaisar menunggu Cassandra mengikat tali sepatu.


CASSANDRA

Ke mana?


KAISAR

Supermarket.


CASSANDRA

(tersentak melihat Kaisar)

Ngapain ke supermarket?


CUT TO :


50. EXT. MOBIL KAISAR - PAGI

Kaisar sedang menyetir mobil.


KAISAR

Aden bilang masakan lo enak.


Cassandra tersenyum. 


KAISAR

(melihat Cassandra sebentar)

Lo beneran suka masak?


CASSANDRA

Gue nggak tega aja lihat adik lo kelaperan.


KAISAR

Aden?


CASSANDRA

Bukan ... cooby


KAISAR

(tertawa)

Serius, San.


CASSANDRA

Gue sampe hafal tujuannya ke tempat gue.


Kaisar tersenyum.


DISSOLVE TO FLASHBACK : 


51. INT. APARTEMEN CASSANDRA - SORE

Cassandra membuka pintu, melihat Aden.


ADEN

San ....
Gue laper.


CASSANDRA

(tidak habis pikir, lalu membukakan pintu untuk Aden)

Lo nggak bisa basa-basi dikit apa?


ADEN

Nggak bisa. Gue udah mau mati.

(melewati Cassandra, membuka kulkas, lalu tersentak)

Kosong?
Astaghfirullah hal adzim.


CASSANDRA

(tertawa melihat Aden)

Emang.


ADEN

(menutup kulkas lalu menjatuhkan diri di sofa)

Yaudah ayo belanja!


CASSANDRA

Bayarin ya?


ADEN

Iya.

(membenarkan topinya)


CUT TO :


52. INT. SUPERMARKET - SORE

Cassandra dan Aden sedang berbelanja bahan makanan. 


CUT TO :


53. INT. APARTEMEN CASSANDRA - MALAM

Aden makan apel sambil melihat Cassandra memasak.


CUT TO :


Aden dan Cassandra makan bersama.


CASSANDRA

Lo kan bisa order makanan,
Kenapa mesti gue?


ADEN

Masakan lo ngingetin gue sama rumah.
Kayak masakan mama.


CASSANDRA

(terenyak)

Jadi lo homesick tiap hari?


Aden tersenyum saja melihat Cassandra, melanjutkan makan. 


FADE OUT & FADE IN :


Kaisar terenyak memikirkannya. 


CASSANDRA

Kai?


Kaisar menoleh melihat Cassandra.


CASSANDRA

Lo mau parkir di mana?


KAISAR

(tersentak, melihat sekeliling)

Eh. Kelewat ya?


Cassandra tidak habis pikir.


CUT TO :


54. INT. SUPERMARKET - PAGI

Kaisar membawa keranjang belanja, sementara Cassandra memilih sayuran.


KAISAR

Gimana ceritanya kalian bisa ketemu di Singapore?


CASSANDRA

(menoleh melihat Kaisar)

Gue sama Aden?


KAISAR

Bukan.
Sama Cooby!


CASSANDRA

(tertawa)

Waktu itu ....


DISSOLVE TO FLASHBACK :


55. INT. CAFE - SIANG

Aden duduk mengerjakan tugas di laptopnya.

Cassandra melihatnya dari jauh.


JEFKA

(juga melihat Aden)

Sepertinya introver?


Cassandra tersenyum saja.


JEFKA

Kenapa tidak menyapanya?


CASSANDRA

Tidak pernah jatuh cinta?


JEFKA

(tertawa)

Aku tau. 
Mungkin lebih sulit karena kau perempuan—
Itukah alasan kau memotong rambutmu seperti anak laki-laki? 


CASSANDRA

Ya. 
Aku menyesal sudah menakutinya. 


JEFKA

Benarkah? 
Kau melakukan itu untuknya?


CASSANDRA

Aku tidak bodoh!


Jefka terbahak. Aden menoleh melihatnya. Cassandra yang tersentak segera berbalik.

Aden mengalihkan pandangan.


CUT TO :


56. EXT. GEDUNG APARTEMEN - SORE

Jefka menghentikan motor di depan gedung apartemen. Cassandra lalu turun dari boncengannya. 


JEFKA

Sampai jumpa!


Cassandra tersenyum melihat Jefka melajukan motornya pergi. Dia lalu berbalik dan tersentak saat melihat Aden yang terdiam melihatnya.


ADEN

Cassandra?


CASSANDRA

(tersentak, tapi lalu memaksa tersenyum)

Hai.


CUT TO :


57. INT. GEDUNG APARTEMEN . LIFT - SORE


ADEN

Gue kira tadi bukan elo.


CASSANDRA

(hampir tertawa melihat Aden memperhatikannya)

Kenapa?
Aneh ya gue kalo rambut panjang?


ADEN

Nggak. Bagus kok. 

(tersenyum, lalu mengalihkan pandangan)


CASSANDRA

Jadi lo sendirian juga?


ADEN

Nggak juga.


CASSANDRA

(heran melihat Aden)

Nggak juga?


ADEN

Sama Cooby.


Cassandra memikirkannya. 


ADEN

Kucing gue.


CASSANDRA

Oh ... kucing ....


Aden dan Cassandra keluar lift bersama.


ADEN

Mau mampir?

(berhenti di depan pintu apartemennya)

 

CASSANDRA

Ntar aja.
Gue mau prepare buat tour.


ADEN

(tersentak)

Lo mau pergi?


CASSANDRA

(mengangguk)

Tapi, gue tinggalnya di sini kok.
Kalo lagi free ntar gue samperin.


ADEN

Oke.

(tersenyum)


CASSANDRA

(tersenyum)

Da ....

(lalu pergi)


Aden melihat Cassandra menghilang di tikungan, tersenyum, lalu masuk ke apartemennya.


FADE OUT & FADE IN :


CASSANDRA

Gue pulang dari cafe,
Di depan gedung apartemen, gue ketemu Aden.


KAISAR

Bisa kebetulan banget ya?


Cassandra tersenyum, menaruh beberapa sayuran di keranjang.


KAISAR

Dia pasti ngerepotin banget.


CASSANDRA

Nggak juga.
Kadang dia yang beli bahan makanan.
Gue tinggal masak.


KAISAR

San.


CASSANDRA

(menoleh melihat Kaisar yang kini terdiam)

Apa?


KAISAR

Lo mau nggak jalan sama gue.


CASSANDRA

Maksud lo jalan ke mana?


KAISAR

(tersenyum mengalihkan pandangan sebentar)

Jadi cewek gue?


CASSANDRA

(terenyak)

Lo bercanda ya?

(lalu kembali memilih sayuran)


KAISAR

Gue serius.


Cassandra tersentak melihatnya.


KAISAR

Lo mau, kan?


Cassandra bingung harus menjawab apa.


CUT TO :


58. EXT. MOBIL KAISAR - SIANG

Kaisar mulai menjalankan mobilnya.


CASSANDRA

(melihatnya sebentar)

Emang lo suka sama gue?


KAISAR

(tersentak, lalu melihat Cassandra)

Kalo nggak suka ngapain gue bilang gitu?


CASSANDRA

Gue nggak ngerasa lo suka sama gue.


KAISAR

Dulu emang nggak.
Sekarang beda, San.


CASSANDRA

Kalo gue potong rambut pendek?


KAISAR

Ya nggak ngaruh.
Emang gue suka nya sama rambut lo?


CASSANDRA

Gue masih pengen sendiri.


KAISAR

Sampai kapan?


Cassandra terenyak memikirkannya, lalu melihat ke luar jendela.


KAISAR

(melihat Cassandra)

Sampai Aden nikah sama Putri?


Cassandra tersentak melihat Kaisar.


KAISAR

Gue tau, San, lo suka sama Aden.


Cassandra terenyak.


KAISAR

Lo juga tau gue suka sama Putri.
Tapi sampai kapan kita mau terus kayak gini?
Bentar lagi mereka tunangan.


Cassandra mengalihkan pandangan, sedih.


KAISAR

Daripada kita kesannya ditinggal.
Kenapa nggak kita aja yang duluan nikah?


CASSANDRA

Boleh juga ide lo.


Kaisar dan Cassandra saling lihat lalu tertawa.  


CASSANDRA

Kalo mereka nggak jadi nikah, kita cerai gitu?


KAISAR

Ya nggak lah, Man ....
Lo kira gue cowok apaan?


CASSANDRA

Cerai nggak, poligami iya.


KAISAR

(tertawa)

Sandra lo kejauhan mikirnya!
Nggak mungkin lah ....
Gue cuma cinta sama lo.


CASSANDRA

Stop, Kai.
Lo jangan bikin perut gue mules.
Ntar gue nggak bisa masak.


KAISAR

(tersenyum geli)

Kalo Tara?
Lo juga nggak suka sama dia?


CASSANDRA

Tara suka sama Amel.


KAISAR

(tersentak)

Amel?


CASSANDRA

Dulu. 
Nggak tau kalo sekarang.


KAISAR

Amelia Diannova?


CASSANDRA

Iya. Mantan lo


KAISAR

Pantesan dia semangat banget nyari info tentang Amel!
Ah ... Tara sialan ....
Pasti tiap hari dia doain gue putus.


CASSANDRA

Tapi buktinya dia nggak nembak Amel.
Itu artinya dia jaga perasaan lo.


KAISAR

Iya juga ....
Bilang sama dia.
Gue nggak ada niatan balikan sama Amel. 
Gue juga nggak tega lihat dia berkorban terus buat orang lain. 


CASSANDRA

Yakin?


KAISAR

Iya!


Cassandra tersenyum, mengalihkan pandangan.


CUT TO :


Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)