Cuplikan Chapter ini
Tubuh Nazharina luruh ambruk ke lantai karpet tepat di balik meja kerjanya yang besar Posisinya yang tersembunyi di balik meja membuat sosoknya tak kasatmata bagi siapa pun yang mungkin mengintip dari balik kaca jendela pintu Di ruangan yang terkunci itu ia terbaring sunyi tak berdaya di tengah kemegahan kantor yang mulai diselimuti kegelapan soreDi lobi Arian berjalan dengan langkah lebar jasnya ia sampirkan di lengan sementara kancing kerah kemejanya sudah ia lepas satumenunjukkan