Cuplikan Chapter ini
Arian bungkam Dan diamnya pria itu adalah jawaban yang paling lantang bagi Nazharina Ia bangkit perlahan ujung jarinya menyentuh permukaan meja kerja Arian yang dingin dengan gerakan penuh perhitungan Ia melangkah ke arah rak buku berpura-pura tertarik pada bingkai sertifikat yang berjejer namun fokusnya tetap terkunci pada pria yang kini tampak begitu lelahNyonya Clara yang mendadak minta maaf terus tiba-tiba aku diterima kerja di hotel ini padahal sebelumnya aku bahkan dipecat s