Cuplikan Chapter ini
Lampu pantry redup Hanya satu bohlam menyala lemah di sudut langit-langitNazharina melangkah masuk kedua tangannya memeluk perut yang mulai memberontak diam-diamJam menunjukkan pukul sebelas malam dan masih ada laporan yang belum selesai Ia membuka lemari mencari-cari camilan tapi hanya menemukan sebungkus biskuit sisa rapat minggu laluIa menghela napas lalu membuka bungkus itutak menggugah selera tapi cukup untuk menenangkan lambung Tangannya baru menyentuh cangkir saat suara la