Cuplikan Chapter ini
Arian menghela napas panjang seolah sedang melepaskan beban yang selama ini menghimpit rongga dadanyaAku takut aku udah terlalu lama korbanin diri sendiri Terlalu lama nyembunyiin apa yang sebenernya aku rasain buat kamuNazharina menggenggam tangan Arian dengan erat menyalurkan kekuatan melalui sentuhan tanpa perlu seuntai kata punAku nggak mau lagi kehilangan kamu Nazh ucap Arian pelan suaranya nyaris bergetar oleh emosi yang tertahan Kalau aku terus kayak gini aku nggak ta