Cuplikan Chapter ini
Nazharina mengangguk cepat Dengan gerakan efisien ia merapikan rambut dan mengancingkan blazer-nya Ia berjalan menuju pintu kecil di sisi ruang kerja yang terhubung langsung ke lorong belakang Namun sebelum menghilang ia menoleh sebentarAku bakal pura-pura nggak kenal kamu nanti gumamnya separuh bercanda untuk mengusir keteganganArian tertawa pelan sebuah tawa rendah yang maskulin Kita liat aja siapa yang lebih jago akting di siniNazharina melangkah ke area lobi dengan wajah