Cuplikan Chapter ini
Pintu kaca buram itu terbuka tanpa ketukansebuah kelancangan yang hanya berani dilakukan oleh satu orang di kantor iniMaxime menyelinap masuk dengan gaya seenaknya sepasang cangkir kopi berada di tangan Ekspresi jahil langsung mengembang di wajahnya saat mendapati Arian tengah berdiri di dekat jendela dengan gurat senyum tipis yang sangat tidak biasaIni buat lo Pak CEO yang lagi mabuk kepayang ujar Maxime sembari meletakkan kopi di atas meja kerja ArianArian hanya melirik sekilas ta