Cuplikan Chapter ini
Langit malam menggantung gelap namun terasa hangat Lampu-lampu di halaman rumah Arian menyala lembut memantulkan cahaya kekuningan yang menenangkan dari balik pepohonanBegitu mobil berhenti di pelataran Pak Surya membukakan pintu dan Nazharina melangkah turun Angin malam menyapa gaunnya yang sederhana namun terlihat anggunPintu utama terbuka sebelum ia sempat mengetukMbak Raras berdiri di sana dengan senyum lebar sehangat pelukan lama Ya ampun Non Nazharina suaranya terdengar ha