Cuplikan Chapter ini
Hujan turun tipis sejak siang membasahi genteng rumah dan meninggalkan suara rintik kecil yang terus terdengar di sela-sela keheningan Udara di rumah terasa lebih dingin dari biasanya Aroma tanah basah masuk dari jendela ruang tamu yang terbuka sedikit bercampur samar dengan bau kayu lemari dan sisa kopi yang belum dicuci dari pagi tadiAdam duduk di meja makan dengan buku gambar terbuka di depannyaNamun seperti beberapa minggu terakhir halaman itu tetap kosongPensil di tangannya berhe