Cuplikan Chapter ini
Uap tipis dari kuah panas naik perlahan membawa aroma kunyit serai dan bawang goreng yang baru ditaburkan di atasnya Tidak menyengat tapi cukup untuk membuat perut bereaksi bahkan sebelum sendok menyentuh mangkukMeja panjang di warung itu hampir penuh Bangku plastik ditarik sedikit berisik suara mangkuk bertemu meja terdengar berulang dan percakapan dari berbagai arah saling bertumpuk tanpa benar-benar saling menggangguRey sudah duduk duluan seperti biasaDi sini di sini teriak