Cuplikan Chapter ini
Bunyi spatula yang beradu dengan wajan kembali jadi suara pertama yang menyambut Adam sebelum ia benar-benar membuka mata Tidak keras tidak juga tergesalebih seperti ritme yang sudah ia kenal sejak lama Dari balik pintu kamar yang belum sepenuhnya terbuka aroma bawang putih yang ditumis lebih dulu masuk diikuti bau tempe yang mulai berubah warna di atas apiAdam duduk di tepi tempat tidur rambutnya masih berantakan Ia tidak langsung bangun Ia hanya diam sebentar mendengarkan Ada su