Cuplikan Chapter ini
Panas yang tersisa dari siang belum sepenuhnya pergi masih menempel di aspal dan dinding bangunan membuat udara terasa berat meski angin sudah mulai bergerak pelan Di depan gerbang sekolah kerumunan siswa perlahan teruraiada yang langsung pulang ada yang berhenti sebentar dan ada juga yang seperti sengaja menunda langkah mencari alasan untuk tidak segera pergiAdam berdiri di sisi jalan tasnya sudah tergantung di satu bahu Ia tidak langsung berjalan Matanya mengikuti gerobak kecil