Cuplikan Chapter ini
Sisa aroma rendang masih menggantung di ruang tengah meskipun piring sudah lama dipindahkan dan meja kembali dipenuhi buku Bau santan yang mengering bercampur rempah seperti tidak mau benar-benar pergimenempel di udara samar tapi cukup untuk diingat setiap kali menarik napas lebih dalamSuara kertas dibalik terdengar lebih sering sekarang Pensil yang tadinya hanya digerakkan tanpa arah mulai mengikuti garis-garis yang lebih jelas Bahkan Rey yang biasanya paling cepat kehilangan fokus