Cuplikan Chapter ini
Radit memapah Kirana masuk ke dalam rumah yang kini terasa lebih dingin dari sebelumnya Sisa-sisa bara api di halaman belakang masih mengepulkan asap tipis yang berbau tajam mengingatkan mereka pada ritual yang baru saja digagalkan Namun kemenangan itu terasa semu Tanda teratai hitam yang kini terukir permanen di dahi Kirana bukan sekadar bekas luka itu adalah penanda sebuah alamat bagi entitas mana pun yang sedang memburu merekaSetelah membantu Kirana berbaring di tempat tidur dan me