Cuplikan Chapter ini
Radit berdiri terpaku di tengah ruang tamu rumah Bantul yang seolah-olah dipindahkan utuh dari masa lalu Jam dinding kuno di atas bufet berdetak dengan ritme yang janggaltik tok tik toknamun jarum detiknya tidak bergerak sedikit pun Debu tipis menari-nari di udara tertangkap cahaya lampu gantung yang tidak menyala namun tetap memancarkan pijar kekuningan yang redupNa Radit memanggil suaranya terasa hampa di ruangan yang kedap suara ituKirana perlahan membalikkan tubuhnya