Cuplikan Chapter ini
Kirana menatap layar laptopnya yang hitam dan mati dengan napas yang masih memburu Dadanya naik-turun tak beraturan Di atas meja kerja ponselnya terus bergetar tanpa hentimenampilkan nama Pak Hendra dan beberapa pesan WhatsApp dari anggota timnya yang menanyakan mengapa koneksinya terputus secara mendadakDia mengabaikan semuanya Untuk pertama kalinya dalam sejarah kariernya Kirana sengaja melakukan ghosting di tengah rapat pentingRasa perih di dahinya semakin menyengat Kirana berjala