Cuplikan Chapter ini
Ibu dia sedang dalam fase manic Kadang dia memang tidak bisa mengontrol emosinyaKata-kata Ibu Sari menusuk lebih tajam dari jarum Anindya merasakan gelombang panas naik ke wajahnya bukan malu tetapi amarah membara Paramedis mengangguk maklum seolah penjelasan itu sudah cukup Mereka mengangkat Paman Kusuma ke tandu darah di kepalanya masih mengeringAku tidak manic Bu Aku ingat Anindya hampir berteriak tercekat Cahya menggenggam tangannya erat menahan Anindya agar tidak me