Cuplikan Chapter ini
Bab 18 Seniman yang LariLari Hanya itu yang ada Sebuah keharusan yang lebih cepat dari trauma atau Bipolar mendorong Anindya melewati celah-celah sempit rumah petak Cahya di depannya terengah menariknya seperti bayangan terluka Kegelapan mencekik bukan karena malam tapi karena kehancuran yang baru saja mereka saksikanRaungan Om Danu terdengar di belakang disusul derap langkah berat Lalu keheningan yang lebih menakutkan suara mesin mobil kedua Dimas yang mati mendadakAnindya tid