Cuplikan Chapter ini
Bab 15 Perjanjian di Bawah Atap KacaUdara di ruang makan pagi itu terasa seperti kaca tipis yang siap retak Bau kopi pahit dan asap rokok yang samar dari Rangga ritual paginya yang kaku terasa menyesakkan Anindya melangkah masuk setiap gerakannya terukur Semalam ia tidak tidur otaknya merancang kebohongan berlapis-lapis sebuah benteng pertahanan untuk melancarkan pelarianRangga tidak mengangkat kepala dari tabletnya tapi Anindya tahu ia sedang diawasi Di seberangnya Dimas adikn