Cuplikan Chapter ini
Pagi hari di rumah kecil itu datang dengan nuansa yang sama sekali berbeda dari hari-hari sebelumnya Tidak ada lagi sisa-sisa embun kepedihan yang menggantung di udara pun tidak ada lagi bayang-bayang keheningan dingin yang mencekam seperti malam-malam kelam yang lalu Mentari pagi menyembul dari balik cakrawala timur memancarkan pendar cahaya keemasan yang menembus kaca jendela ruang keluarga dengan lembut menyapa setiap sudut ruangan yang kini terasa begitu hidup dan bernyawaBudi terba