Cuplikan Chapter ini
Matahari sore baru saja merosot di ufuk barat menyisakan bias jingga yang memantul di kaca jendela ruang tamu yang mulai berdebu Udara di dalam rumah terasa pengap seolah menyimpan tekanan tersembunyi yang siap meledak kapan saja Di luar suara rintik hujan mulai turun rintik-rintik mengetuk genteng seng dengan irama monoton yang justru memperkeruh ketegangan di dalam ruangan Tidak ada gelak tawa seperti malam-malam sebelumnya yang tertinggal hanyalah keheningan kaku yang diisi oleh de