Cuplikan Chapter ini
Matahari pagi menyembul dengan lembut di balik rerimbunan pohon nangka tetangga memancarkan bias keemasan yang menghangatkan halaman belakang rumah sederhana itu Udara pagi terasa begitu segar membawa aroma tanah basah sisa hujan semalam dan wangi dedaunan yang tersiram embun Tidak ada lagi sisa ketegangan atau badai kesalahpahaman yang sempat meretakkan dinding-dinding rumah beberapa waktu lalu yang tertinggal hanyalah kelegaan yang lapang bagaikan langit pagi yang bersih tanpa awan ke