Cuplikan Chapter ini
Hari-hari yang merayap lambat setelah malam kelam penyitaan itu menyisakan kesunyian yang teramat pekat di dalam rumah kontrakan kecil bercat kusam di pinggiran kota Di mata seorang anak berusia tujuh tahun bernama Ana dunia yang tadinya dipenuhi warna-warni cerah mendadak berubah menjadi abu-abu Tidak ada lagi suara derap langkah terburu-buru yang riang di pagi hari tidak ada lagi tawa renyah ibunya saat menggoreng sarapan dan yang paling penting tidak ada lagi kehangatan yang biasa ia