Cuplikan Chapter ini
Pagi hari seharusnya menjadi waktu yang paling menyenangkan bagi Ana Di usia tujuh tahun dunia baginya adalah sebuah kanvas besar yang penuh warna di mana setiap sudut rumah sederhana mereka menyimpan cerita-cerita kecil yang menghangatkan hati Namun dalam beberapa hari terakhir warna-warna cerah itu perlahan memudar menyisakan sapuan abu-abu yang membuat dada kecilnya terasa sesak tanpa ia tahu persis alasannyaAna duduk di kursi kayu meja makan kedua kakinya menggantung bebas karena