Cuplikan Chapter ini
Setelah peristiwa di Toko Cermin Sato Arata tidak kembali ke stasiun Nozawa Bayangan ketenangan mati milik Petugas Nozawakeheningan yang rapi namun kosongmembuatnya bergidik lebih ngeri daripada bayangan ayahnya sendiri Ia juga tidak sanggup kembali ke Kuil Hai-no-Kage ia tidak siap bertemu tatapan kaku Paman Juro yang selalu mengingatkannya pada kegagalan yang diwariskan Dengan sisa tenaga dan kewarasan yang menipis Arata menuju ke pinggiran kota tempat sebuah pusat perbelanjaan ter