Cuplikan Chapter ini
Arata tersesat di antara barisan kios darurat yang dibangun secara serampangan di balik pasar ikan prefektur yang becek Di sini dunia terasa seperti area pembuangan data yang rusak labirin terpal plastik yang berkibar dalam kelembapan pagi yang dingin Aroma amis yang tajam berpadu dengan bau karat dari pipa-pipa AC tua yang meneteskan air ke atas aspal Lampu neon merah dari papan nama kedai mi yang sudah mati separuh memantul di atas genangan air asin dan sisa-sisa es yang mencair menci