Cuplikan Chapter ini
Arata melangkah masuk ke sebuah toko sempit yang terjepit di antara deretan apartemen beton yang seragam Dinding-dindingnya tidak ditutupi oleh kertas dinding atau cat melainkan oleh ribuan kepingan cermin dengan berbagai ukuran dan zamanmulai dari cermin rias zaman Edo yang sudah buram hingga cermin perak modern dengan bingkai baja tahan karat Pantulan cahaya dari lampu neon di langit-langit saling bertabrakan dan memantul di antara permukaan kaca tersebut menciptakan labirin optik yang