Cuplikan Chapter ini
Fajar baru yang dijanjikan Merbabu tidak datang dengan ketenangan melainkan dengan deru mesin mobil hitam mewah yang membelah kabut pagi Desa Samiran Keberhasilan sistem kemitraan antar-desa yang diinisiasi oleh Adrian dan Embun rupanya telah sampai ke telinga para pengambil kebijakan di ibu kotaPagi itu Balai Desa Samiran kembali dipenuhi warga Namun kali ini suasananya berbeda Bukan perdebatan antar-petani yang terdengar melainkan bisik-bisik tegang dari warga yang menatap beberapa