Cuplikan Chapter ini
Aroma adas manis dan panggangan daun pisang menyeruak dari sudut dapur namun suasana di ruang tengah Kedai Rasa Ibu terasa lebih dingin dari angin malam Merbabu Di atas meja kayu secangkir Wedang Secang milik Citra Utama sudah tidak lagi mengepulkan uap Di seberangnya Adrian Embun dan Pak Bagus duduk tegakCitra membuka gawai tabletnya menggeser beberapa grafik dengan jari yang lentik Dua ratus kilogram per bulan Adrian Itu angka minimal untuk memasok tiga hotel utama kami di Yogya