Cuplikan Chapter ini
Malam mulai menjemput Terminal Giringan Riuh klakson bus malam dan deru mesin truk yang transit di kejauhan menjadi musik latar yang akrab di telinga mereka Adrian dan Embun masih enggan beranjak dari beranda Kehangatan soto bakar tadi seolah masih menyisakan energi baik yang mengalir di urat nadi merekaNamun ketenangan di kedai itu mendadak terusik oleh kedatangan sebuah mobil jip berpenggerak empat roda yang berhenti tepat di depan pelataran Lampu tembaknya yang silau sempat membutaka