Cuplikan Chapter ini
Lantai kayu panggung Giringan kembali berderit Namun kali ini deritnya terdengar seperti sebuah simfoni kemenangan yang tenang Malam setelah kabar menyerahnya Konsorsium Jakarta menyebar Giringan tidak menggelar pesta pora yang megah Hanya ada tikar-tikar anyaman yang digelar di pendopo dikelilingi oleh kepulan asap dari tungku-tungku yang membakar batok kelapa menciptakan atmosfer yang selalu dirindukan EmbunDi atas meja kayu panjang dokumen pengalihan 49 persen sisa saham itu terge