Cuplikan Chapter ini
Hari-hari terus bergerak seolah kehidupan tidak pernah benar-benar berhenti menunggu siapa pun pulih Waktu tetap berjalan membawa pagi siang dan sore dengan ritmenya sendirinamun kali ini ritme itu terasa berbedaPagi hadir bersama langkah-langkah kecil yang berlarian di halaman Suara tawa anak-anak pecah tanpa beban memantul di dinding rumah yang dulu lebih sering menyimpan nada tinggi dan kalimat yang saling melukai Kini suara itu berubahlebih ringan lebih jujur lebih hidupSi