Cuplikan Chapter ini
Siang itu datang dengan warna langit yang menggantungkelabu berat seolah menahan hujan yang belum jatuh Udara tidak panas tapi menekan Seperti ada sesuatu yang belum selesai dan semua orang dipaksa menungguDi dalam rumah Laras duduk di ruang tengah Punggungnya tegak tapi tidak benar-benar kuat Tangannya menggenggam ponsel sejak tadibukan untuk digunakan hanya untuk dipegang Seolah benda kecil itu bisa menjadi penghubung dengan sesuatu yang ia butuhkan kepastianMatanya bebera