Cuplikan Chapter ini
Sore itu datang tanpa tergesaLangit tidak sepenuhnya cerah tapi juga belum cukup kelabu untuk disebut mendung Cahaya matahari turun lembut menyentuh halaman rumah dengan warna keemasan yang hangat Angin berembus pelan menggoyangkan daun-daun pohon mangga yang mulai dipenuhi bakal buah kecilDi belakang rumah ayam-ayam petelur bersuara bersahut-sahutan Irama yang sudah akrab Tidak berisik Justru terasa hidupNadya berjalan perlahan di antara kandang membawa keranjang kecil di tangan