Cuplikan Chapter ini
Hari-hari setelah itu tidak lagi terasa kosongWaktu tetap berjalan cepattapi bukan seperti dulu yang terasa mengejar dan menekan Kini setiap detik justru seperti mengisi Ada arah Ada makna Ada sesuatu yang perlahan tumbuh dan mengakarPagi di rumah itu selalu dimulai dengan suara yang samaayam-ayam yang berisik daun-daun yang bergesekan pelan dan langkah kaki Laras yang kini tidak lagi ragu menyentuh tanahIa tidak lagi sekadar mencoba Ia menjalankanDengan kesadaranDengan keteku