Cuplikan Chapter ini
Pagi di Banjarbumi datang dengan cara yang samapelan tenang dan tidak terburu-buruAngin membawa aroma tanah basah dari sawah di kejauhan Burung-burung kecil bersahutan mengisi ruang-ruang sunyi yang dulu terasa kosongDi dapur Laras menuang teh hangat ke dalam dua gelas Uapnya naik perlahan menghangatkan udara di sekitarnyaNadya duduk di meja kecil merapikan buku-bukunyaKak aku berangkat dulu ya katanya sambil memasukkan buku ke dalam tasLaras menganggukIya Hati-hati di ja