Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
57. EXT. LUAR RUMAH ASHA DEWASA - MALAM
Sebuah mobil berwarna putih berhenti di halaman depan rumah Asha. Hanna keluar dari dalam mobil dan dengan tergesa-gesa. Dia membuka pintu pagar dan berlari cepat, di susul dengan Ren di belakangnya. Wajah mereka terlihat sangat khawatir.
Rumah Asha terlihat gelap. Lampu luar tidak menyala. Hanna berlari dan mulai menggedor pintu.
HANNA
(Berteriak)
Hanna menggedor pintunya kembali. Namun tidak ada jawaban.
HANNA (CONT'D)
REN
HANNA
Terdengar suara kunci pintu yang terbuka dari dalam. Pintu perlahan terbuka. Asha berdiri menatap Hanna dan Ren. Wajahnya sembab, rambutnya berantakan dengan bibir bawah yang luka.
Hanna langsung memeluk Asha dengan erat. Asha menerima peluakan Hanna dan kembali menangis.
ASHA
(Terbata-bata)
HANNA
(mengelus punggu Asha pelan)
ASHA
Asha terisak dan memeluk tubuh Hanna semakin erat. Hanna juga mulai menangis dan mengelus punggungnya berusaha menenangkan. Ren mengelus kepala Asha dengan pelan, Asha mengalihkan pandangannya ke Ren. Ren tersenyum lembut ke Asha.
REN
Asha dan Hanna melepaskan pelukan mereka. Dan perlahan berjalan masuk ke dalam dengan Ren berjalan di belakang mereka.
MATCH CUT TO:
58. INT. RUMAH ASHA - RUANG TENGAH - MALAM
Kita melihat Hanna yang berjalan membawa segelas air putih. Dia duduk di sebelah Asha yang masih terisak. Ren yang duduk di sebelah Asha mengelus punggungnya pelan.
HANNA
Asha menerima gelas yang diberikan Hanna dengan tangan bergetar dan meminum airnya pelan. Hanna duduk di kursi dan menatap Asha dengan tatapan sedih.
HANNA (CONT'D)
ASHA
Asha mengalihkan pandangannya ke Ren.
ASHA (CONT'D)
Ren memandangi Asha dengan wajah agak terkejut. Dia menggenggam tangan Asha pelan. Asha memandangi wajah Ren dan kembali menangis.
ASHA (CONT'D)
Asha mengusap air matanya. Hanna mendekat ke arah Asha dan memeluknya.
HANNA
(Lembut)
Hanna melepaskan pelukannya dan memegangi bahu Asha. Hanna menatap Asha sambil tersenyum.
HANNA (CONT'D)
REN
Asha menatap wajah Hanna dan Ren secara bergantian. Asha menghembuskan napasnya lega dan terseyum tipis.
ASHA
HANNA
Asha menganggukan kepalanya pelan. Hanna memmeluk Asha kembali. Ren menatap Asha dan Hanna. Hanna mengerutkan dahi.
HANNA (CONT'D)
Ren tersenyum lebar. Asha melepaskan pelukannya dan melihat Ren dengan wajah yang bingung.
REN
(Salah tingkah)
HANNA
(Bersemangat)
Hanna dan Ren terlihat bersemangat dan berusaha menghibur Asha. Asha memandangi mereka sambil tersenyum dan menundukan kepalanya.
MATCH CUT TO:
59. INT. KLINIK - SIANG
Asha mengangkat kepalanya dan keluar dari sebuah ruangan. Pintu Asha tutup pelan. Di bagian atas pintu terlihat sebuah tanda yang bertuliskan "POL.PSIKOMETRI". Asha menutup pintunya dan berjalan pelan.
ASHA (V.O)
Asha berjalan menuju arah luar. Dia membuka pintu tersebut.
MATCH CUT TO:
60. EXT. HALAMAN KLINIK - CONTINUOUS
Asha keluar dari pintu dan berjalan menuju sebuah taman di dekat sana.
ASHA (V.O) (CONT'D)
Asha berhenti berjalan. Dia memandangi sebuah keluarga dengan seorang anak kecil perempuan yang sedang digendong ayahnya ke dalam klinik.
ASHA (V.O) (CONT'D)
Asha mengambil ponselnya dari kantong celana dan mengetik sesuatu dan kembali berjalan pelan menuju taman di dekat klinik.
ASHA (V.O) (CONT'D)
Asha duduk di sebuah kursi taman. Dia memandangi langit. Asha tersenyum kecil. Dari arah belakang terlihat Ren yang membawa dua gelas kopi sambil berlari kecil. Ren duduk di samping Asha.
REN
ASHA
(Tersenyum)
Ren memberikan segelas kopi yang dipegangnya ke Asha. Asha menerima kopi tersebut.
ASHA
REN
Asha diam dan menyesap kopinya. Ren melihat Asha dan tersenyum kecil. Ren kemudian mengalihkan pandangannya dan menyesap kopi di tanganya.
ASHA
(Ragu-ragu)
REN
Ren kembali meminum kopinya dan mengalihkan pandangannya ke langit. Asha tersenyum menatap Ren dan kemudian ikut menatap langit bersamanya dengan matahari yang bersinar cerah di langit.
DISSOLVE TO: