Halaman ini mengandung Konten Dewasa. Jika usia kamu dibawah 18 tahun, mohon untuk tidak mengakses halaman ini
Fitur ini untuk akun Premium
Upgrade ke premium untuk fitur lengkap Kwikku
Baca karya premium
Lebih banyak diskon
Fitur lebih banyak
Waktunya berkarya
Jangan tunggu nanti tapi sekarang. Hari ini menentukan siapa kamu 5 sampai 10 tahun kedepan
Hallo Author
Kunjungi halaman author untuk memublikasikan karyamu di Kwikku, mulai dari Novel, Webtoon, Flash Fiction, Cover Book, dan Skrip Film
Kami mencoba menghargai author dari tindakan "Pembajakan", dan kami juga mengharapkan Anda demikian
Paket Berlangganan
Dengan menjadi bagian dari pengguna berlangganan. Kamu bisa mengakses berbagai manfaat yang kami berikan. Selain itu kamu juga bisa membaca ribuan cerita berbayar (yang berpartisipasi) tanpa perlu biaya tambahan
Kamu akan diarahkan ke Aplikasi Kwikku...
Unduh kwikku untuk akses yang lebih mudah
Scan untuk mengakses karya atau profil secara langsung.
Setelah mengikuti banyak kencan buta, Asha Daryl menyadari bahwa semua hal yang berkaitan dengan kata "Cinta" tidak ditakdirkan untuknya. Sebagian besar memori mengenai dunia percintaan menjadi hal yang traumatis dan menakutkan bagi Asha.
"Karna dari awal, aku lebih mengenal rasa sakit penghianantan, bahkan dari orang terdekat ku." - Asha Daryl.
Lantas apakah dia bisa keluar dari jeratan traumanya dan melihat dunia dari sisi yang berbeda?
Premis
Seorang wanita muda yang berusaha keluar dari trauma akan dunia percintaan karena orang-orang terdekatnya di masa lalu.
Pengenalan Tokoh
Asha Daryl , seorang wanita muda berumur 27 tahun yang tidak memiliki pengalaman romansa sama sekali di dalam hidupnya. Asha mengikuti banyak kencan buta dan tidak ada yang berhasil. Suatu saat Asha sadar ada yang salah dengan dirinya. Pengalaman buruk akan perasaan yang berhubungan dengan hati dan cinta di masa lalu, membuat Asha tanpa sadar hidup dalam ketidakpercayaan dan juga ketakutan akan hal itu.
Hal pertama yang mebuat Asha takut akan dunia percintaan adalah penghianatan. Sewaktu SMA, Asha melihat ibunya menghianati ayahnya karena adanya orang ketiga yang masuk dalam kehidupan pernikahan mereka.
Hal kedua, Asha takut cinta akan membuat seseorang menjadi bodoh dan tidak bisa berpikir logis. Asha melihat hal ini dari Ayahnya yang masih mencintai ibunya dan rela terus menerus di sakiti. Bahkan Ayahnya sempat berpikir untuk membiarkan perselingkuhan istrinya agar bisa terus bersama.
Dan yang terakhir Asha sadar cinta hanya akan menyakiti dirinya dan orang yang dia suka. Asha menyadari hal ini ketika dia mengenal Tara dan Icha di masa sekolahnya.
Ketiga hal ini terjadi di dalam waktu yang bersamaan dan membuat Asha semakin yakin jika semua hal yang berhubungan dengan hati dan cinta merupakan hal buruk dan traumatis baginya. Karena hal ini lah Asha tanpa sadar menjadi pribadi yang tertutup di saat dia dewasa.
Bagi Asha dunia percintaan yang dilihatnya tidak seindah cerita di novel-novel ataupun film romantis. Baginya cinta merupakan hal yang sangat menakutkan. Hal yang bisa saja membuat orang hilang kesadaran dan logika mereka. Perasaan yang hanya akan menyakiti satu sama lain. Sesaat Asha mengingat kenangan buruk yang terjadi di masalalu Asha selalu merasa mual. Tubuhnya akan terasa sangat berat dan bergetar. Asha lelah dengan perasaan takut yang masih membelenggunya saat itu.
Namun di satu sisi, Asha tahu dia tidak bisa hidup berpikiran buruk akan cinta selama hidupnya. Menolak orang-orang yang menawarkan hati kepadanya, hanya akan semakin membuatnya terperangkap di dalam kenangan buruk masa lalu dan terus menyamakan mereka.
Asha berusaha memperbaiki dirinya secara perlahan dan mencoba kembali dekat dengan keluarganya. Asha mencoba memaafkan semua kesalahan yang ada di masa lalu secara bertahap dan mencoba lepas dari traumanya.
Seiring berjalanya waktu. Asha sadar jika kesalahan yang kedua orang tuanya lakukan dulu bukanlah alasan baginya untuk bercermin dan melakukan hal yang sama. Jadi dia tidak perlu takut hal yang sama akan terjadi kepadanya. Dan yang pasti, semua hal yang terjadi dan setiap orang yang dia temui memiliki alasan yang baik dalam hidupnya. Asha telah belajar memaafkan dirinya di masa lalu dan menerima cinta yang datang padanya. Pada akhirnya Asha bisa menerima secara perlahan semua hal yang berhubungan dengan hati dan cinta yang merupakan trauma yang indah untuknya.