Cuplikan Chapter ini
Dua puluh delapan minggu angka itu menempel jelas membekas tanpa bisa diabaikan dalam halaman hidupku Di usia kandungan itu setiap hari terasa dijalani dengan napas yang tertahan Kontraksi kecil mulai datang lebih sering dari yang berani kuakui Kadang hanya berupa gelombang singkat yang mengencangkan perutku Kadang berubah menjadi tarikan kuat yang membuat dadaku sesak memaksaku berhenti dan berpegangan pada pinggiran meja menunggu tubuhku kembali melunakTapi aku tidak bercerita k