Cuplikan Chapter ini
Beberapa hari setelah sore itu Sandra muncul lagi Ketukannya terdengar singkat nyaris seperti tanda bukan benar-benar meminta izin Di tangannya kantong kertas cokelat terlipat rapi dan bahkan sebelum pintu terbuka sepenuhnya aroma hangat dari dalamnya sudah lebih dulu menyusup ke ruang tamuAku kebetulan lewat katanya ringan bahunya sedikit terangkat seolah memang tak ada yang direncanakan Sekalian bawa makan siangAku tidak menanggapinya dengan pertanyaan apa pun Memang t